Sosialisasi Pengelolaan Kinerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2025

Kepala BBGP Jatim Bapak Abdul Khoir
Pembukaan Sosialisasi

Zam ZAM Hotel, Desember 2024 – @sahabat_seru dimanapun berada selama 3 hari mulai dari tanggal 18 s/d 20 Desember 2024 Kepala SD Negeri Beru Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan mengikuti Sosialisasi Pengelolaan Kinerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Tahun 2025 di kota Batu. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh BBGP Jatim untuk menyambut Pengelolaan Kinerja 2025 atau disebut dengan PKG, PKKS dan PKPS. Motto Pengelolaan Kinerja 2025 adalah Mudah, Bermanfaat dan Bermutu. Pembukaan kegiatan dibuka oleh Kepala Bagian Umum BBGP Jatim Bapak Muhammad Nasir, beliau menyampaikan bahwa Terdapat perubahan pengelolaan kinerja di pmm lebih mudah dan lebih sederhana oleh karena itu mari menyikapi setiap perubahan dengan pemikiran yang positif, setiap perubahan pasti di iringi dengan kesulitan dan kesukaran akan tetapi ketika berani mencoba maka kita akan menemukan setiap kemudahannya.

Berikut kemudahan Pengelolaan Kinerja 2025 diantaranya Pelaksanaan pengelolaan kinerja hanya 1 tahun sekali, Tidak perlu unggah dokumen dan Sekarang tidak berbasis poin. Kegiatan pembukaan di tutup dengan kalimat dari bapak Muhammad Nasir “Mari berkolaborasi untuk memajukan pendidikan di Indonesia”

pada sesi malam di hari pertama kegiatan di hadiri oleh Kepala BBPMP Jatim Bapak Abdul Khoir, beliau menyampaikan bahwa “didunia ini tidak ada yang abadi kecuali perubahan itu sendiri” oleh karena itu kita sebagai pendidik haruslah adaptif terhadap setiap perubahan yang ada dalam dunia pendidikan. Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa Dirjen GTK mengalami perubahan nomenklatur nama yaitu menjadi Dirjen GTKPG yang merupakan akronim dari Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru. Beliau juga menyampaikan pesan dari bapak Abdul mu’ti menteri pendidikan dasar dan menengah bahwa di era sekarang ini perlu mengaktifkan lagi catur pusat pendidikan yaitu pendidikan di rumah, sekolah, masyarakat dan sosial media. Selain itu Mendikdasmen juga meluncurkan jargon baru yaitu pendidikan bermutu untuk semua artinya bahwa pelayanan pendidikan diharapkan tidak terlalu berbeda jauh antara sekolah di kota dengan sekolah di desa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top